Sabtu, 16 September 2017

16.09.17 : Reuni Kelas 3A di Bogor Raya Permai

Acara ini termasuk dadakan, apalagi tujuan utama adalah ikut menghadiri kondangan di Bogor Lake tetapi karena ada mis-informasi dengan salah satu sohib lawas yang mo ngajak barengan, akhirnya kesiangan dan foto bersama keburu keluar di forum.

Alih2 daripada gak dapet momen, apalagi dah keburu nyampe Bogor, akhirnya tujuan beralih acara masak-memasak emak2 di kelas 3A. Lumayan jadi chef dan tester untuk hasil masakan emak2 semua. Hasilnya luar biasa, uenaaak tenan.

Malah dalam obrolan terbersit keinginan untuk menseriusi buka lapak ato counter di lokasi yang strategis untuk menguji hasil masakan, bisa diterima publik gak sih. Ato cuma jago kandang. Selain sempat ikut icip2 … juga sempat ikut karaokean dengan lagu2 tempo doeloe.

Terima kasih Yaa Allah masih diberi kesempatan berkumpul bersama kawan2 lama. Wass.

                                                         BoGoR, 16.09.17

Jumat, 15 September 2017

15.09.17 : BUMN Award 2017

Jumat 15/09, mendampingi GB ikut menghadiri acara penghargaan BUMN Award 2017 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta. Acara dan tempat penyelenggaraan dijamin jozz karena hotel bintang 5 nih.

Alhasil, PT KAI mendapat 2 (dua) penghargaan untuk kategori Tata Kelola Perusahaan Yang Baik serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Semua berkat kerja keras semua pihak sehingga PT KAI tetap bias eksis dan dipertimbangkan oleh Dewan Juri.

Dokumentasi kepesertaan, terlampir. KALOG diwakili GB + BC.

                                                    JaKaRTa, 15.09.17

Senin, 11 September 2017

11.09.17 : Negeri Tanpa Ayah

Oleh : Bendri Jaisyurrahman

1. Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola

2. AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar ‘membuat’ anak

3. Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi

4. AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja

5. Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah

6. Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?

7. Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari Umar bin Khattab

8. AYAH durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yang menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya

9. AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya

10. AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya

11. Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country

12. Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?

13. Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi

14. Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya

15. Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya’qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yang peduli

16. Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH

17. Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yang merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggung jawaban kelak

18. Rasulullah yang mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya

19. Nabi Ibrahim adalah AYAH yang super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi

20. Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

21. Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut

22. Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid

23. Harus ada sosok AYAH yang mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yang tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yang berkisah tapi Ayah.

24. AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan

25. Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid

26. Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya

27. AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya

28. Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH ‘kepala sekolah’ tapi AYAH ‘penjaga sekolah’

29. Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya

30. Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak

31. Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika

32. AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yang tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yang peduli. Tegas dan peduli itu sikap utama

33. Hak anak adalah mendapatkan pengasuh yang lengkap. AYAH terlibat, ibu apalagi.

34. Mari penuhi hak anak untuk melibatkan AYAH dalam pengasuhan. Semoga negeri ini tak lagi kehilangan AYAH.

35. Silahkan share jika berkenan agar makin banyak AYAH yang peduli dengan urusan pengasuhan.

Kamis, 07 September 2017

05.09.17 : Bhanda Ghara Reksa / BGR

Gak sampe seminggu janjian, akhirnya ketemu juga sama suhu di industri logistik nasional di Bhanda Ghara Reksa (BGR), kantornya di bilangan kota tua Jakarta Kota. Skalian plesiran sebentar dan foto sana-sini buat dokumentasi.

Kali ini karena agak diburu-buru jadi jumlah jepretannya cuma sedikit. Tapi walau sedikit, lumayankah buat bukti klo kita beneran janjian sama Direktur Operasi & Pengembangan BGR serta sempat bertukar pikiran mengenai bahan untuk rapat hari Jumat 08/09/17.

Terima kasih atas waktunya pak Nofrisel.

                                                  JaKaRTa, 05.09.17

Sabtu, 26 Agustus 2017

26.08.17 : Piket, Wisuda, Bezuk

Hari Sabtu tgl 26/08 kebetulan ada banyak acara di area Jakarta, Depok dan Bogor. Pagi membereskan urusan kantor yang pending seminggu ini karena banyak acara tidak terduga, siangnya ke acara wisuda keponakan di Balairung UI Depok, sorenya diniatin bezuk Babeh Rizal di RS PON.

Syukur Alhamdulillah kesampean semua. Acara tambahannya bidadari kecil dikabarin sama ibunya agak kurang fit alias agak panas sehingga malamnya jam 21.00 langsung ke pondok didampingi adik di Bogor.



Lagi2 puji syukur ke hadirat Allah SWT, semuanya dimudahkan dan dilancarkan. Malamnya ketemu Mamah yang mengeluh pinggangnya agak sakit sehingga harus beristirahat lebih cepat.

Selamat beristirahat buat semua. Mohon maaf, ada yang bisa didokumentasikan tetapi ada juga yang gak sempet karena mana mau juga, orang panik diminta foto segala di malam hari. Yang penting doanya saja.



Cepat sembuh dan jaga stamina masing2 supaya gak gampang sakit Bro’. Buat Babeh Rizal cepet sembuh yeee ...


BoGoR, 26.08.17.

Selasa, 08 Agustus 2017

08.08.17 : Catatan Kecil Dahlan Iskan

Sebuah tulisan inspiratif dan sangat mengena bagi mereka yang membaca dan mengikuti kisah pendiri Jawa Pos Group ini. Semoga bisa bisa memberikan pembelajaran bagi Pembaca semua dan kita bisa memetik sebuah nilai yang belakangan mulai memudar.

Entah kapan catatan ini ditulis oleh seorang Dahlan Iskan, yang pasti kami sempat membaca sebelumnya dan tertarik untuk mengunggahnya sebagai bahan introspeksi diri. Beliau merupakan seorang wartawan dan mantan menteri yang memiliki kondite baik. Itu aja.

--- quote ----

Catatan Hati Kecilku

Oleh: Dahlan Iskan

Jika semua yang kita kehendaki  terus kita miliki, darimana kita belajar ikhlas.

Jika semua yang kita impikan segera terwujud, darimana kita belajar sabra.

Jika setiap do’a kita terus dikabulkan, bagaimana kita dapat belajar Ikhtiar.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata.

Seorang yang taat pada jalan-Nya bukan berarti tidak ada kekurangan.

Seorang yang tekun berdo’a, bukan berarti tidak ada masa-masa sulit.

Biarlah Sang Penyelenggara Hidup yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena hanya Dialah yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketulusan.

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar keikhlasan.

Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan dan pengampunan.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan dan keteguhan.

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketangguhan.

Ketika kamu harus membayar harga yang sebenarnya tidak perlu kamu tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kemurah-hatian.

Tetap semangat …
Tetap sabra …
Tetap tersenyum  …
Karena kamu sedang kuliah di Universitas Kehidupan.

Tuhan menempatkanmu di posisi yang sekarang, bukan karena kebetulan, tetapi karena rencana-Nya.

Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.
Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan bahkan air mata.


Jakarta, 08.08.17.

Sabtu, 29 Juli 2017

29.07.17 : KAI Travel Fair 2017 (29-30/07/17)

Sabtu 29/07 seharusnya waktu mudik nih, kangen sama yang di rumah ‘lah. Tapi karena tugas, ya mengalah dikit. Sabtu jaga dulu di stand PT Kereta Api Indonesia (Persero) beserta anak perusahaan, yang kebetulan lagi ngadain hajatan bertema KAI Travel Fair (KATF) untuk pertama kalinya.

Animo masyarakat memang diluar dugaan. Sejak datang jam 07.00 ehh …. Antrian udah panjang kayak ular dari depan gerbang Hall B Jakarta Convention Center (JCC) sampe depan halaman yang menghadap Jl. Gatot Subroto.

Berbagai saran dan masukan kita terima dan disampaikan kepada panitia penyelenggara, agar kedepannya acara serupa bila diadakan untuk kedua kalinya, bisa lebih meriah dan semakin memanjakan para peminatnya.

Aneka peristiwa terjadi selama KATF berlangsung, selain menghadapi para peminat tiket murah, juga ada alumnus CBE, teman di Instagram (IG) yang kebetulan ketemu di KATF, dan siapa aja yang kebetulan sedang jelong2 nyari keberuntungan en ngobrol, nambah jaringan baru.

Yang blon beruntung, jangan gak enak hati. Masih ada tahun depan, Inshaa Allah masih diberi kesempatan untuk dapetin tiket murah. KALOGers semoga bisa kembali ikut mensukseskan acara serupa. Bravo KAI.

                                                         JaKaRTa, 29.07.17

Senin, 24 Juli 2017

24.07.17 : Ngawal Bidadari Di Bogor

Syukur Alhamdulillah. Hari Minggu 23/07 kemaren, sempat mampir ke Kota Hujan dan ketemu bidadari2 yang selalu menghiasi kehidupan kami. Ndilalah, koq ya barengan dengan acara kongkow2 bareng temen2 SMP. Gitu loh.

Paginya nyempetin mampir ke Hotel Salak The Heritage tapi mohon maaf, gak sempat mengabadikan sudut2 menarik hotel djadoel ini. Maklum, mending ngawal bidadari ketimbang motret objek yang diem he he he.

Berikut ini foto2 yang sempat diambil secara candid alias diem2. Merhatiin mereka suka bingitz. Kebetulan karena acara sodara, ketemu juga sama Adjie. Thanks.

                                                         BoGoR, 24.07.17

Minggu, 23 Juli 2017

23.07.17 : Kongkow2 Ex 3A Di Grand Garden

Setelah sempat melaksanakan acara reuni yang cukup sukses di bulan Mei 2017 lalu. Secara spontan, karena pas berbarengan ada teman lama yang sekarang bermukim di Perancis, sebagian kaum hawa langsung nyundul dengan ide ketemu yuuuk. Hi Rina !

Klo tim adam sih gak usah banyak ditanya, biasanya lebih gampang buat kumpul2. Kita maklum juga koq, klo emak2 punya kendala ngurusin anaknya ato harus ngurusin misua saat pulang, jadi gak segampang lalaki yang dianugerahi begitu banyak kemudahan he he he.

Kebetulan hari Minggu tgl 23/07 disepakati ketemuan di rumah makan Grand Garden di dalam kawasan Kebun Raya Bogor. Pas datang karena menjelang Maghrib, serem juga sih. Padahal laki2 loh tapi tetap aja karena jalan kedalamnya lumayan jauh …. Pfffuih.

Seperti kegiatan reuni2 dimana pun juga, 70-80 persen topik obrolan pasti balik ke masa lalu sedangkan sisanya pasti nanya kondisi terkini : anak udah berapa, sekolah dimana, kapan mantu dlsb. Intinya, suasana kangen2an terbayar sudah.

Mo tahu liputannya ? Simak aja deh disini. Rujukan sebelumnya terkait aktifitas warga ex 3A ini, baca deh tulisan bertitel 25.05.17 : Reuni Kelas 3A SMP 4 Bogor.

                                                            BoGoR, 23.07.17