Kamis, 08 Februari 2018

08.02.18 : Panen Pisang



Gak biasa-biasanya, di tempat kita bekerja kita menyempatkan diri menanam pohon2 produktif yang menghasilkan, seperti apotek hidup, semisal cabe, pandan ato tanaman herbal yang bisa jadi obat alternatif.

Dulu semasa dinas di SukaCinta Lahat, karena luasnya area yang ditangani yakni stockpile batu bara, disekitar office container dibiarkan tumbuh pohon duren dan sejumlah tanaman penghijauan supaya enak dipandang.

Kini rupanya di area JAKG, ada pak Nur yang biasa menjaga kantor dibarengi pengawasan wakil mandor yang meminta memelihara sejumlah pohon warisan saat penertiban dulu dan juga menanam beberapa pohon baru. Kebetulan yang panen, pohon pisang.

Akhirnya, sambil berbuka puasa kita menikmati menu buka puasa unik : teh manis, krupuk dan pisang hasil panen. Syukur Alhamdulillah. Dijalani, Dinikmati dan Disyukuri.
                                                     JaKaRTa, 08.02.18

Selasa, 06 Februari 2018

06.02.18 : IndoParking + OC MH + Happy Hour DB Schenker



Selasa pagi, menghadiri Coffee Morning di kantor pusat KALOG, setelah makan siang mampir di J,CO Stasiun Kota dan bertemu Cendra dari IndoParking. Sharing ideas dan menjajaki minat ikut tender pengelolaan parkir di JAKG.

Secara prinsip kita persilahkan dan gak pake dilarang karena biasanya pemilihan vendor dipilih melalui lelang terbuka, sepanjang memenuhi kriteria dan persyaratan umum yang ditetapkan oleh panitia. 

Kemudian sore hari mampir ke OC / Divisi Kontainer yang sedang rapat, setelah itu makan malam di Menteng Huis. Usai dari makan malam, lanjut menghadiri undangan Happy Hour DB Schenker di Resto Die Stube Kemang, Jakarta Selatan.

Lumayan perjalanan seharian disi dengan kegiatan makan, makan dan makan he he he. Jangan jadi Paman Gembul aja ha ha ha.
                                                JaKaRTa, 06.02.18

Rabu, 24 Januari 2018

24.01.18 : Prosesi Pemakaman Mamah



Sejak dikabarkan meninggal dunia, jenazah Mamah langsung dimandikan agar keesokan harinya segala kendala yang biasanya dihadapi karena panik dan ketidaksiapan bisa mengganggu jalannya upacara pemakaman.

Maka untuk baiknya, langsung diselesaikan di tempat. Karena kewajiban putera-puterinya adalah memandikan, mengkafani, menyolatkan dan memakamkan orang terdekat, sekaligus salah satu orang tua kita yang tersisa.

Ayahanda telah mendahului jauh hari, saat kita kuliah dulu. Selang berpuluh tahun kemudian menyusul Mamah yang wafat dalam usia 72 tahun karena sakit. Sempat masuk RS Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor sejak tgl 18/01 namun menghembuskan nafas terakhir tgl 23/01 menjelang tengah malam.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Kami merasa kehilangan namun bersyukur Mamah kembali setelah menjalani sakit selama beberapa saat sehingga pihak keluarga tidak terlalu kaget dan hanya menunggu saat terbaik dari-Mu Yaa Allah.

Mamah dimakamkan tak jauh dari rumah dan dihadiri sodara dan pihak keluarga melepas dengan ikhlas. Semoga budi baik Mamah akan selalu kami kenang. Karena peristiwa ini juga, hampir semua teman SD, SMP, SMA hingga saat bekerja di pelayaran sengaja melayat dan memberikan penghormatan. Di sisi lain kita bisa menganggap sebagai reuni mini.

Selamat Jalan Mamah dan terima kasih kepada handai taulan, sanak sodara serta kerabat yang datang serta menyaksikan upacara pemakaman Mamah. Hanya Allah SWT yang mampu memberikan balasan yang setimpal atas kebaikan Bapak dan Ibu sekalian.

Aaamiin YRA.
                                                    BoGoR, 24.01.18

Selasa, 23 Januari 2018

23.01.18 : Mamah Tiada, Berpulang Ke Rahmatullah



Sedih ... haru ... dan segudang perasaan lainnya bercampur jadi satu, saat kita harus kehilangan orang yang dicintainya. Kebetulan yang meninggalkan kita yakni ibunda tercinta. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

Sejak masuk Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor, silih berganti kami dan adik2 bergantian ronda untuk menjaga kondisi kesehatan Mamah (panggilan kesayangan), termasuk isteri tercinta yang khusus datang dari Bandung.

Manusia hanya bisa berusaha, namun keputusan terakhir hanya Allah SWT yang berhak atas segalanya. Tak ada mampu menahan ato menampik kehendak-Nya. Semua mahluk hidup akan kembali kepada Sang Pencipta.

Berikut ini rangkain perjalanan hingga saat2 genting menanti Mamah di RSMM dan yang disesalkan, menjelang tutup usia hanya Alan yang menunggu sedangkan kami berniat sekedar pulang sejenak dan rencana kembali ke RSMM.

Sekitar jam 21.40 Mamah dikabarkan meninggal dunia dan menghembuskan nafas terakhirnya serta yang bikin merinding jam di kamar tidur Mamah berhenti di waktu 21.40. Sungguh suatu keajaiban ato kebetulan.

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali (Al-Baqarah 2:156).

Gak ingin berandai-andai, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik buat Mamah. Selamat Jalan Mamah tercinta. Semoga husnul khotimah. Aamiin YRA,
 
                                                       BoGoR, 23.01.18