Minggu, 21 Mei 2017

21.05.17 : Edisi Ngasuh Baraya Di Bogor

Seperti biasa, bila kami ke rumah Mamah di Kota Hujan seringkali bertemu sanak sodara karena kebetulan rumahnya berdekatan satu sama lain. Maunya ngajak Mamah jalan2 tetapi karena satu dan lain hal, Mamah memilih tinggal di rumah.

Bagi mayoritas orang tua, bepergian agak jauh cukup merepotkan. Gak cuma bagi yang diajak, tetapi pihak yang mengajak pun kadang direpoti berbagai hal.

Namanya bakti anak kepada ortu untuk membuat senang kadang kurang bisa diterima. Mereka menyebutnya malah nanti ngerepotin. Padahal sih ngga juga. Hanya saja daripada berantem, mending cari momen lain yang lebih pas.

Karena Mamah pilih tinggal di rumah, tinggallah para cucu yang masih mungil minta diajak jelong2. Tempat yang cukup representatif buat main2 di BTM. Simak dokumentasinya ya dibawah ini.

Selamat berhepi-hepi ya Ory + Adji. Berawal dari main permainan yang ada di BTM sampe kecapean dan akhirnya makan siang di CFC terdekat. Nyam nyam nyam. Ini dia cuplikan dokumentasinya.

                                                        BoGoR, 21.05.17

Jumat, 19 Mei 2017

19.05.17 : Pernikahan Bandani Ke-2

Usai ditinggal oleh suami pertama karena sakit beberapa waktu, akhirnya sebelum bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah, adik ke-4 dari silsilah 6 sodara kandung, menikah kembali untuk kedua kalinya.

Akad nikah dan resepsi pernikahan berlangsung secara sederhana di Bogor. Adapun yang hadir merupakan kerabat dekat, sodara maupun tetangga kiri kanan depan belakang komplek perumahan – selain keluarga besar dan ibu Soepar yang masih ada.

Selamat melanjutkan perjuangan hidup ke masa depan adikku.

Berikut ini dokumentasinya.

                                                         BoGoR, 19.05.17

Rabu, 17 Mei 2017

17.05.17 : Hari Khusus di Bulan Mei 2017

Secara pribadi, kami menghaturkan puji syukur ke khadirat Allah SWT bahwa hingga hari ini masih diberi nikmat dan kepercayaan menjalani hidup serta menjaga 2 (dua) makhluk titipan-MU Yaa Allah dan menjaga pendamping hidup yang sudah menemani hampir separuh usia.

Tak ada daya dan upaya tanpa seizin-MU Yaa Rabb yang bisa mengekalkan perjalanan panjang bahtera keluarga kami. Juga lingkungan pekerjaan serta suasana hati yang senantiasa diliputi rasa syukur dan takjub kepada-MU Yaa Allah.

Kami diberi pendamping setia pun sudah merupakan anugerah tak ternilai, ditambah lagi memperoleh kepercayaan untuk bisa mengawal titipan-MU agar bisa menjelajah kehidupan selanjutnya. Lengkap rasanya dan bila kurang mensyukuri, enath apa yang terbersit dalam pikiran Hamba.

Mohon ampun sekiranya Hamba-MU ini kurang bijak bisa menyikapi semua anugerah dan nimat yang Engkau berikan selama ini namun dalam hati saat tepekur dalam kesendirian dalam heningnya malam, banyak nia kesalahan dan khilaf yang hamba lakukan.

Sekali lagi, mohon ampun bila hamba merasa usia ini bisa kekal adanya dan sejujurnya selalu berpatokan orang bisa meninggal bila meninggal bila sakit ato terkena insiden kecelakaan. Padahal jika Allah berkehendak, saat tidur pun nyawa seseorang bisa diambilnya kembali.

Terima kasih Yaa Allah dan kami hendak mewujudkannya dalam keseharian. Semoga mampu dan harus bisa.

--- quote ---

BERAPA UMURMU..? SUDAH 50 TAHUN..!

Firman Allah SWT : "Bukankah Kami telah memberimu umur sehingga kamu sempat mengingat bagi sesiapa yang mau mengingat." (Fathir 37).

Dapat difahami maksud ayat ini..."Kami telah memberimu umur sehingga sempat untuk mengingat..." dari sabda Nabi SAW : *"Allah tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umur hingga 50 tahun" (Bukhari)

Al-Khattabi berkata : *"Maknanya, orang yg Allah panjangkan umurnya hingga 50 tahun, tidak diterima lagi keuzuran/alasan. Karena usia 50 tahun merupakan usia yang dekat dengan kematian, maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah dengan khusyuk, dan bersiap2 bertemu Allah." (Tafsir al-Qurthubi)

Bagaimana orang yang berusia 50 tahun tapi masih juga lalai..? Nabi SAW mengabarkan : "Hati orang tua yang tetap muda  terhadap dua perkara : Cinta Dunia, dan Panjang Angan2." (Bukhari)

Fudhail bin Iyadh berkata kepada seseorang yang telah mencapai umur 50 tahun, Maka nasihat Fudhail kepadanya : *"Berarti sudah 50 tahun kamu berjalan menuju Tuhanmu, sekarang hampir sampai... Lakukan yang terbaik pada usia senja-mu, lalu akan diampuni dosamu yang lalu. Tapi jika engkau masih berbuat dosa di usia senjamu, kamu pasti dihukum akibat dosa masa lalu dan masa kini sekaligus..!"*

Maka para alim ulama memberi nasihat cara menjalani umur yang sudah mencapai 50 tahun :

🌿 Jangan banyak bergurau dan terjebak dalam hal-hal yang tidak ada manfaatnya untuk akhirat.

🌿 Jangan berlebihan dalam berhias, bersolek, dan berpakaian.

🌿 Jangan berkawan dengan orang yang tidak menambah iman, ilmu, dan amal.

🌿 Jangan banyak berjalan dan melancong ke sana sini tanpa manfaat yg dapat mendekatkan diri pada kehidupan akhirat.

🌿 Jangan gelisah, berkeluh kesah, dan kesal dengan kehidupan sehari-hari.

🌿 Perbanyak doa mengharap keredhaan Allah agar Husnul Khatimah dan dijauhkan dari Su'ul Khatimah.

🌿 Perbanyak istighfar dan taubat yang terus menerus setiap hari mulai pagi hingga petang.

🌿 Tambahkan ilmu agama, perbanyak mengingat kematian, dan bersiap menghadapinya.

🌿 Siapkan wasiat dan lakukan pembahagian harta.

🌿 Kerapkan menjalin silaturahim dan merekatkan hubungan yang renggang sebelumnya.

🌿 Minta maaf dan berbuat baik terhadap pihak yang pernah dizalimi.

🌿 Tingkatkan amal soleh terutama amal jariah yang dapat memberi pahala dan syafaat setelah mati.

🌿 Maafkan kesalahan orang kepada kita walau seberat apapun kesalahan itu.

🌿 Bereskan segala hutang yang ada dan jangan buat hutang baru walaupun untuk menolong orang lain.

Semoga manfaat bagi semua walaupun Anda belum 50 tahun, karena kematian tidak mengenal umur.

--- unquote ---

Selamat menjalani sisa hidup dan semoga makin tawakal.

JaKaRTa, 17.05.17.

Selasa, 16 Mei 2017

16.05.17 : Ngeliat Proses Muat Mobil Ke Kontainer

Setelah rapat, saatnya untuk melakukan pengecekan di lapangan. Selain ketemu pejabat CMA CGM yang ada di torpus, menjelang siang KALOGers berangkat ke Cilincing untuk ngeliat proses muat kendaraan ke kontainer.

Kebetulan selama di kantor pelayaran Perancis, karena diskusinya serius, jadi gak sempat foto2an gitu deh. Tapi hasil diskusinya menyenangkan. Di kantor Auto Logistik, rapatnya udah gak pake tetapi hasil di lapangan yang membuat perasaan jadi optimistis.

Perkaran jalan ato ngga memang jadi isu serius. Tetapi klo jelas justifikasinya, kenapa takut juga ? Hmm … yang penting semua proses dan prosedur udah dijabanin tapi hasilnya gak maksimal, yo wes.

Simak hasil nglencer hari ini, terlampir.

JaKaRTa, 16.05.17.

Kamis, 11 Mei 2017

11.05.17 : Ngasuh Keponakan di Bogor

Baru kali ini, ngisi hari libur di Kota Hujan tanpa ngapelin malaikat kecil yang pastinya gak bisa diganggu juga karena lagi nyekul en deket2 mo ulangan umum. Kebetulan juga isteri lagi ada pameran di Bogor Islamic Book Fair 2017. Jadi skalian nemenin, gitu.

Selama di tempat bazaar, ya mengasuh keponakan (Ory + Aji) yang hobinya diumuran segitu, main dan main. Nyobain mind-test Grolier dan diminta beli bukunya … lha wong ortunya kagak ada koq ya disuruh beli gitu loh.

Lantas jelong2 di Giant, makan es pagi2 di McD Pajajaran dan cek buku, nonton ceramah serta shalat wajib di jam dzuhur, ashar dan magrib. Sambil memperhatikan sikon sekeliling karena malamnya ada acara Nisfu Sya’ban.

Malamnya (hari Kamis) langsung balik ke JKT karena besoknya khan ngantor, jadi jangan sampe mbolos kerja cuma karena harpitnas. Gak ada di kamus tuh. Piiis.

Dokumentasi seharian, cek aja disini.

                                                            BoGoR, 11.05.17

Rabu, 10 Mei 2017

10.05.17 : Rapat Di Hotel Alila + Cek Gedung Perkantoran

Rapat evaluasi boleh jalan terus tapi jangan sampe mematikan keusilan KALOGers he he he. Setidaknya, mendokumentasikan setiap tempat yang disinggahi, apalagi bertemakan hotel ato tempat kuliner gitu … pokoknya saying jika dilewatkan.

Ceritanya, dari pagi sampe siang, rapat di Hotel Alila membahas performansi KALOG di triwulan 1 (Jan-Mar 2017) – termasuk makan siang di Buzz Resto. Setelah itu, rombongan kembali ke kantor tapi kita kebagian untuk mengecek lokasi kantor yang bisa dijadikan referensi, seandainya harus pindah, karena satu dan lain hal.

Hasil perjalanan hari ini, bisa disimak di liputan berikut ini.

                                                           JaKaRTa, 10.05.17


Senin, 08 Mei 2017

08.05.17 : Rapat Di JRC, Dengan RAC + Pelindo II

Rapat di JRC, langsung menindaklanjuti ihwal kerjasama PT KAI dengan mitra kerja, selain dengan KALOG. Yang pertama, terkait dengan angkutan kereta api (KA) antara RAC dan KAI dan disisi lain juga dibahas kerjasama operasi antara KALOG – RAC.

RAC selama ini menjalankan KA dari Indro – Jakarta Gudang (IDO-JAKG) serta Cibungur – Indro (CBR-IDO). Kedepannya akan dihentikan terlebih dulu dan diganti IDO-GDB sesuai tuntutan pasar. Tetap dimonitor agar hasilnya optimal.

Usai makan siang, dilanjut dengan rapat antara KAI dan pelindo II yang langsung dikawal Direktur Komersil & IT (KAI) dan Direktur Operasi & IT Pelindo II. Yang dibahas terkait rencana kerjasama di Pelabuhan Panjang.

Kelanjutannya akan dibahas bersama tim teknis antara kedua belah pihak. Hasilnya … ada deh.

                                                              JaKaRTa, 08.05.17

Minggu, 07 Mei 2017

07.05.17 : Bogor Islamic Book Fair 2017

Udah cukup lama gak ikutan bazaar, kali ini rumah busana muslim D’Aina ikutan lagi di acara Bogor Islamic Book Fair 2017 di halaman Masjid Raya Bogor, mulai tgl 05-14/05/17. Lumayan lama karena skalian menjelang buan Ramadhan.

Kebetulan hari Minggu 07/05/17 bisa nganter dan mampir, ngebawa si buah hati jelong2 skalian melepas kangen dengan ibunya di tempat bazaar. Setelah itu sempat mengikuti ceramah yang ada, sambil nunggu hujan reda.

Gak percuma juga ikut jaga stan di bazaar kali ini. Dapat buku Pararaton dan Tradisi Orang Jawa gitu deh. Karena judulnya cukup menarik, ya dibeli lah, apalagi lagi ada diskon, per buku cuma Rp 15.000,- Gak ada ampun deh, dibeli !

Bukan Bogor si Kota Hujan kalo gak pernah hujan walau sebenatr. Intinya, jarang2 banget sih Bogor kekeringan alias kemarau panjang. Ada aja hari hujannya dan gak tergantung bulan. Apalagi katanya cuaca saat ini kondisinya agak ekstrim.

Walau hujan, nyempet2in mampir ke Botas. Biasa beli keperluan sehari-hari dan nyari buku deh. Sebagai hiburan ya gpp sih tapi udah diminta, selama musim ulangan, jangan sampe lupa belajar ya Nenk.

Apapun hasilnya, kumpul bareng itu menyenangkan. Syukur Alhamdulillah Yaa Allah, terima kasih.

                                                         BoGoR, 07.05.17