Senin, 23 April 2018

23.04.18 : Survei ke Balaraja, Cikande, Citeras, Maja


Senin 23/04, Jakarta dan Tangerang diguyur hujan sejak semalam dan ternyata nyambung terus hingga tengah malam saat balik survei. Kebetulan hari ini punya target survei lahan ke daerah barat pulau Jawa.

Sejauh ini KALOG blon punya basis di area Banten dan sekitarnya sehingga mempelajari kemungkinan, apakah bisa membangun container yard (CY) sekitaran Tangerang hingga area Banten sana.

Setelah disurvei, area Cikande + Balaraja memang daerah industri, banyak pabrik tetapi sayangnya dapat bocoran bahwa Kementerian Perhubungan bakal ngebangun Balai Pengujian Kereta Api diantara Stasiun Citeras dan Stasiun Maja.

Disarankan oleh instansi terkait bahwa wilayah yang agak bebas yakni Tigaraksa dan kemungkinan meninjau ulang CY Tonjong Baru. Bisa jadi akan mencari lahan ato bekerjasama dengan pihak ke-3.

Segera akan ditindaklanjuti karena hari menjelang maghrib sehingga tinjauan ke arah tadi akan disusulkan di waktu lain. Sebelum pamit pulang, gak lupa sowan ke KS Maja sebagai penguasa lokal he he he, pengelola stasiun.

                                                    MaJa, 23.04.18

Minggu, 22 April 2018

22.04.18 : Hari Libur Aja Sok Sibuk


Minggu tgl 22/04 saatnya ketemu dan kumpul2 lagi buat arisan keluarga Bandung. Acara kali ini didalam rumah saja seperti biasa. Cuma skali2 bikin acara diluar (outdoor) supaya ada variasi dan gak bosen.

Di acara arisan ada yang menarik, banyak kue jajanan pasar, terlebih lagi ada snack lawas namanya lucu aja dan bikin ketawa orang rumah : gandjelrel. Kitaorang mengenalnya roti gambang yang berwarna coklat dan agak keras.

Setelah beres arisan, punya janii bersamaan waktunya dengan tim SCI (Setijadi + Reza) dan juga pengen ketemu kawan lama semasa di Samudera Indonesia dulu. Masa2 jayanya perusahaan pelayaran dimana Customer datang dan minta space.

Sekarang jaman sudah berubah, kita merengek2 pun blon tentu dikasih karena persaingan harga dan servis sudah sedemilian ketatnya. Jadi akhirnya win-win solution yang ditempuh, kumpulkan jadi satu aja, toh yang dibahas pun mengenai logistik.

Bang Naroel Tanjung pun bisa memberikan kontribusi saat APL mengeluarkan Thru Bill of Lading (B/L) di Bandung via Dryport Gedebage. Kerenlah dimasa itu pelayaran sangat disegani dan orang2nya pun tetap humble alias gak sombong.

Lain dulu lain sekarang. Kita hanya bisa mengenang dan membagikan pengalama kepada geberasi penerus. Begitu juga generasi sekarang akan membagikan pengalama kepada generasi berikutnya.

Terima kasih sudah memberikan kebaikan kepada kami semua Yaaa Allah. Sorenya setelah mengobrol, langsung kembali ke Jakarta. Makanya jangan heran koq ada seragam R6 di hari libur ha ha ha.

                                                BaNDuNG, 22.04.18


Sabtu, 21 April 2018

21.04.18 : MoslemPreneur 2018 + Tour de Sukabumi


Sabtu tgl 21/04 pas berbarengan dengan masyarakat luas memperingati Hari Kartini, kita ikutan bazaar di MoslemPreneur 2018 di Kampus Unikom (Universitas Komputer Indonesia) di Jl Dipati Ukur Bandung.

Kegiatan bazaar normal seperti biasanya, mulai pagi beres2, langsung tune-in saat acara dibuka dan di lantai teratas dilangsungkan seminar yang diisi berbagai kegiatan ceramah + sharing pengalaman.

Counter D’Aina seperti biasa berusaha ikut memeriahkan kegiatan sosial yang bertemakan muslim dan mendorong penggunaan baju muslimah secara proporsional. Semua disain wajib mengikuti kaidah yang benar2 muslimah tanpa kecuali.

Syukur Alhamdulillah lancar dan terima kasih Yaa Allah bisa tetap berjalan sebagaimana mestinya walau sejak siang hujan besar mengguyur Kota Kembang. Akibatnya ya muacet gitu deh he he he. Enjoy aja.


Sementara di tempat terpisah yakni Sukabumi, teman2 SMP tengah berdarmawisata menikmati keindahan alam di sekitar Sukabumi. Tadinya kita mo ikutan tetapi berhubung ada prioritas jadi batal.


Usulannya datang dari kita waktu itu dan rencananya bakal ngawal ke Sukabumi dengan kereta api Pangrango tetapi karena itu tadi, jadi jalan tanpa pengawalan kita he he he. Maapin ya tetapi Alhamdulillah semua lancar ya.

Buat Fifi yang jauh2 datang dari Perancis, semoga di lain waktu bisa nemenin jelang2 di Indonesia ato dimana aja ya. 

                                     BaNDuNG + SuKaBuMi, 21.04.18


Jumat, 20 April 2018

20.04.18 : FGD Freight & Logistics


Jumat tgl 20/04 saat akan berangkat ke kantor Jakarta Gudang (JAKG) dapat telepon dari komandan IOH-C dan staf Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk bisa menghadiri workshop yang membahas tema Freight & Logistics di Indonesia.

Sebenarnya, workshop ini merupakan hari ke-2 dari keseluruhan program yang mebahas konsep (hari pertama) dan teknis (hari ke-2). Artinya, justru yang dibutuhkan adalah hari pertama cuma pas saat pembahasan gak ada sama sekali insan perkeretaapian.

Pada saat disadari ada yang kurang maka pas hari ke-2, ditambahkan komentar dari praktisi dan pelaku bisnis perkeretaapian tentang potensi yang bisa diakomodir, kendala yang dihadapi dan solusi yang bisa ditawarkan.

Forum Group Discussion (FGD) yang digagas Kemenhub dengan menggandeng GIZ dan mengundang asosiasi, lembaga pemerintah terkait, pengamat hingga akademisi untuk berpartisipasi demi kesuksesan misi yang dijalankan. GIZ apaan sih ?

GIZ ato Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH adalah perusahaan internasional milik pemerintah federal Jerman yang beroperasi di berbagai bidang di lebih dari 130 negara.

GIZ sering beroperasi atas nama Kementerian Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi Federal (BMZ). Klien lainnya adalah departemen pemerintah, donor internasional seperti Uni Eropa, Bank Dunia, ato Perserikatan Bangsa-Bangsa, negara mitra, dan sektor swasta. Kerja sama dengan perusahaan swasta adalah bidang baru yang bertujuan menciptakan pembangunan berkelanjutan. 

Tuuuh, perkenalannya cukup jelas khan. Kabarnya kerjasama ini dibatasi hanya 2 (dua) tahun doank, dan jika tidak termanfaatkan dengan baik, balas angine alias mubazir. Foto diatas, bersama salah satu konsultan GIZ yakni Jacques Leonardi.

                                                       JaKaRTa, 20.04.18


Kamis, 19 April 2018

19.04.18 : Tamu Dari Konsultan Kemenhub DJKA


Kamis tgl 19/04 sesuai janji sebelumnya, kami kedatangan tamu dari konsultan yang ditunjuk Kementerian Perhubungan – DJKA untuk mengumpulkan data2 yang jumlahnya gak sedikit.

Berhubung sebagian data2 dimaksud berhubungan dengan gapeka ato grafik perjalanan kereta api, maka kami arahkan ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam hal ini Kepala Stasiun Jakarta Gudang (KS JAKG) yang berada dibawah komando Daop 1 Jak.

Selebihnya, yang terkait dengan operasional di lapangan bisa langsung ditangani oleh JO BKALOG dan bila masih ada hal yang kurang jelas, besok2 bisa ditanyakan lagi. Gak mungkin satu hari langsung nglotok dalam arti ngerti.

Bisnis logistik bukan bisnis yang gak bisa dipelajari tetapi semuanya pasti butuh proses. Yang hadir yakni Pamungkas.

JaKaRTa, 19.04.18.


Selasa, 17 April 2018

17.04.18 : Pameran Pedang Jaman Rasulullah

Selasa tgl 17/04, pulang kerja seperti mengarah ke kantor pusat KALOG dan sembari berburu makan malam, ternyata di Masjid Cut Meutia sedang berlangsung pameran pedang dan aksesoris yang pernah digunakan oleh Rasulullah.

Dengan membayar infaq, kita bisa membaca sejumlah sahabat Rasul membela agama Allah menggunakan pedang dengan ciri khasnya masing2 malah ada yang ukurannya mustahil bisa ditenteng orang jaman NOW saking gedenya.

Saat mengunjungi lokasi pameran ada Dolly + Doni OC sebagai pemeran utama. Kita mah apa atuh cuma ikut nimbrung tapi gak lupa bergaya sehingga orang suka salah tebak, disangkanya kita yang mau maju. Padahal itu salah.

Kita mah orang dibelakang layar. Kadang kelihatan, kadang2 juga ngintip dikit he he he. Klo gak boleh tampil, ya gak maksa keleus. Kabarnya, perlengkapan Rasulullah dan para sahabat bisa disaksikan di Istana Topkapi di Turki sana.

Memang jika disana koleksinya jauh lebih lengkap tapi dengan melihat sepintas saja, bisa membayangkan beratnya perjuangan dimasa itu. Ditambah lagi harus berhadapan satu lawan satu, beda dengan pake pistol ato senapan mesin ala Rambo.

Syukur Alhamdulillah. Dokumentasi sih gak pernah lupa he he he.

                                                   JaKaRTa, 17.04.18