Senin, 22 Januari 2018

22.01.18 : Jeniusnya RASULULLAH tentang KESEHATAN



"Sembuhkan sakit hatimu, maka akan sembuh seluruh tubuhmu"

Ada orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis...
Benci banget ?
Dendam banget ?
Nggak suka banget ?
Sedih Banget ?
Kecewa banget ?

Semua itu dianggap serius, sampai sakitnya berdampak pada tubuh.
..
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi....

Dan yang diatasi pun hanya dipermukaannya saja...

Diatasi dengan operasi, obat Herbal.. bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi.
Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya, tidak diatasi..

Akar masalahnya adalah, hati yang sakit dan semakin rusak...
Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh..
..

Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress, jiwa tak tenang.
Dendam masih banyak.
Kecewa masih berlanjut.
Perasaan masih ga enak.
Benci masih kuat.

SECARA TIDAK LANGSUNG, KITA MEMBUNUH DIRI SENDIRI

Serius?

Ingat Rasulullah SAW.pernah berkata :

"Ada segumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk."

Itulah "HATI"

Seharusnya ia selalu ada dalam kondisi indah dan baik.
Selalu ikhlas, menerima ketentuan Allah, bersyukur, tulus berbagi, dan bahagia bersama...

Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa, Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya.

Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul.
Dan deteksi dini harus dilakukan.

Akar permasalahan harus diatasi.
Hati perlu terus dicuci...dan di bersihkan.

Tanda hati bersih dan suci adalah :

-. Selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain.
. 
-. Selalu semangat berbagi tanpa pamrih..

-. Selalu Ridha dengan segala ketentuan yang Allah berikan untuk kita.
.
Termasuk saat kita dimusuhin ? Dibenci ?

Gak apa...Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung

Di dzalimi?

Wah, ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang...Allah Arrahmaan Arrahiim...

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu.

Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tidak perlu
merasa rugi, Karena semua ada hikmahnya..
.

PASTIKAN ITU

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2 :ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam, segera action...

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Ikhlas

Tarik nafas, buang nafas. Setiap nafas adalah nafas baru, harapan baru.

Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.

2. Terima dan hargai

Allah Maha Besar dan Maha Tahu, Allah tahu yang terbaik buat kita, semua pasti baik dan
bermanfaat.

3. Bersyukur dibalik bencana jadi karunia

Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira Allah – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku,
memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini?

Kira-kira apa kebaikan di baliknya?

Ada pelajaran...Rubah Mindset-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama Allah.

4. Berbagi tanpa pamrih

Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi.

Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru yang bisa diberikan pada yang lain.

Bagilah senyum pada semua, maafkan semua orang..
.

Do'akan semua orang yang pernah singgah dihati kita.

Apa do'a yang harus dipanjatkan untuk diri sendiri dan orang yang terkait?

Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi, untuk hanya mengharap
Ridha Allah semata.

5. Bahagia saat orang lain bahagia

Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai.... Kita benci.... Kita anggap merugikan.
..
Kita anggap mengecewakan..

Apalagi terhadap orang2 yang berjasa kepada kita..Muliakan mereka sebagai wujud rasa
syukur kepada Allah...Kita jadi tegar seperti sekarang...Ada jasa terbaik mereka di hati kita...

Muliakan saudara kita yang pernah menolong kita.. meskipun sipenolong membuat kecewa...dan kecewa.. maafkan kekecewaaannya..mulyakan jasanya..Allah-lah yang akan
membalas segala keikhlasan..

Ketika  Penyakit hati pelan-pelan sembuh...Maka begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh.

Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini.

Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di hati kita..

Awali hari dengan Bismillah... dan akhiri hari dengan Alhamdulillah...

Semoga Allah Ridho dengan niat kita untuk selalu Membersihkan Hati.

Bãrakallãhu fiikum..    
             


ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ

Minggu, 21 Januari 2018

21.01.18 : Milad Berbalut Keprihatinan



Sesuai janji, sebelum pergi bezoek Mamah di rumah sakit, sejak pagi memang kita punya niatan bareng Ibu dan Kk menjemput si buah hati dari pondok. Tujuannya mengajak makan siang karena milad yang tertunda.

Sejatinya juga agak kurang sreg karena posisi Mamah yang sedang sakit, hanya saja karena jadual siang sudah ada yang menunggu aplusan dan kondisi kesehatan relatif masih di batas normal (sadar), ya acara makan siang tetap sesuai rencana.

Hanya sebentar saja pergi mendampingi si buah hati karena janji milad akan kumpul bareng (sayang kurang suka difoto bareng, jadi candid aja ya he he he) dan setelah acara selesai maka kami bezoek bareng ke rumah sakit.

Ayah, Ibu dan Kk tetap berdo'a agar engkau menjadi anak yang sholehah, sukses dan berbakti kepada kedua orang tua. Semoga kelak kehidupanmu jauh lebih baik dari sekarang dan teruslah berusaha. Keep The Faith ! 

Acara milad kali ini cukup sederhana, beruntungnya semua bisa berkumpul dan makan bersama di foodcourt Botas. Kita doakan Mamah cepat sembuh dan kita berikan juga yang terbaik untuk keluarga kita, yang patut untuk diberikan.

Berikut ini dokumentasi singkatnya.



                                                      BoGoR, 22.01.18

Senin, 01 Januari 2018

01.01.18 : Sambut Tahun Baru 2018 Dengan Optimisme



Jujur saja, untuk umat muslim perayaan tahun baru dirayakan setiap tgl 1 Muharam jadi terkait dengan kalender karena berbarengan masa kerja yang berlaku secara umum, kita ikuti secara semangatnya.

Tahun Baru Islam (kalender Hijriah) merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi (Wikipedia).

Artinya jelas bingitz kalo acara tahun baru Masehi peruntukannya bukan untuk umat Muslim tetapi karena kalender nasional dan global menggunakan rujukan Masehi, ya ngikut aja secara supaya bisa klop.

Kita gak akan bahas kenapa dan kenapanya tetapi kita mengajak di tahun baru 2018, mari kita sambut dengan rasa percaya diri + optimisme bahwa apa yang kita targetkan dapat kita raih bersama.

Ingat kata kuncinya, harus kita raih bersama. Jangan merasa paling hebat sendiri karena antar manusia sangat erat hubungannya sehingga tanpa bantuan yang lain, mustahil bisa terlaksana.

Jika itu saja bisa dipahami, niscaya target yang dipasang oleh perusahaan akan brasa ringan bila dipikul bersama. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Alangkah indahnya pepatah para pini sepuh kita itu.

Kebetulan juga Mamah sedang sakit, (bukannya pamer nih, nanti dikatain ri’ya pula) cuma mo berbagi pengalaman aja, bahwa sesibuk apapun orang tua selalu mengharap kedatangan putera puterinya.

Klo gak percaya, ngobrol deh dari hati ke hati. Jangan melulu bertelepon udah ngerasa cukup. Orang tua itu kepengen ngeliat, kita itu peduli ngga sih disaat mereka membutuhkan kehadiran anak2nya.

Ingat, kadang2 kita selalu berpikir dengan duit segala urusan beres. Gak segampang itu Gaes. Orang tua kita terlatih dengan kata prihatin + gak matre. Mereka cuma butuh perhatian dan dengan kehadiran anak2nya disisinya, sepadan dengan kata menghibur. 

Duit nomor sekian. Percayalah. Sayangi kedua orang tuamu selagi ada, jangan sampe menyesal di kemudian hari. Terima kasih untuk isteriku yang senantiasa mengingatkan dan mengingatkan gak ada bosannya.

Semoga Allah SWT merestui langkah kita semua. Aamiin YRA.
                                                       BoGoR, 01.01.18