Kamis, 08 Agustus 2013

08.08.13 : Lebaran 1434 H Di Bandung

Usai shalat I’ed 1 Syawal 1434 Hijriah, kami sekeluarga melaju ke rumah ibu mertua di Gunung Batu. Disanalah kami bersilaturahim dengan dengan segenap anggota keluarga. Dalam beragam foto, itulah aktifitas selama ber-Lebaran di Bandung.


Oh ya, kebetulan shalat Idul Fitri yang kami ikuti, diadakan di pelataran parkir “Pasteur Hyper Point” Bandung. Pulang ke rumah, beres-beres sebentar dan menyimpan sajadah, barulah cabut ke Gunung Batu.

Syukur alhamdulillah, rasanya sudah 3 (tiga) berturut-turut Lebaran dirayakan secara berbarengan, baik oleh umat NU maupun Muhammadiyah. Memang begitu seharusnya, sehingga tampil rukun dan merasa satu pihak merasa benar atas pendapatnya. Bersama itu tetap lebih baik koq.

Sayangnya, foto sungkeman keluarga tidak sempat terekam dengan baik karena gak kepikiran dan saking seriusnya ‘kali. Bisa jadi. Sesudah selesai baru terpikir, oh iya yah, kenapa tadi gak dipotret. Biasa ‘lah tel-mi alias telat mikir he he he.

Untungnya, niatan mendokumentasikan foto keluarga masih terbersit, jadi ... ya jadilah. Ada foto ibu mertua bareng putera-puterinya 9ada yang berhalangan hadir saat pemotretan), ada foto centilnya perilaku si buah hati dan geliat para pemuda-pemudi harapan keluarga, kelak.



Kami bersyukur, pada Lebaran kali ini masih diberi kesempatan dipertemukan dengan segenap keluarga besar Bandung. Mustahil kami tak punya salah makanya wajib rasanya untuk meminta ampunan atas kekhilafan yang dibuat dalam keseharian kepada keluarga besar, terutama ibu mertua.

Banyak sudah kami merepotkan, termasuk anggota keluarga dalam kurun 5 tahun ke belakang. Insya Allah bisa segera pulih kembali, tentunya dengan restu Allah SWT, keluarga dan sanak saudara semua.

Meminjam puisi yang beredar di dunia maya.

“Mata kadang salah melihat,
Mulut kadang salah berucap,
Hati kadang salah menduga,
Maafkan segala kekhilafan”.

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1434 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Bandung, 08.08.13.

Rabu, 07 Agustus 2013

07.08.13 : Buka Bersama Di Penghujung Ramadhan



Syukur alhamdulillah, hari ini Rabu 07/08 mayoritas anggota keluarga besar Drs, Bardin yang sempat hadir di Bandung, menyempatkan diri melaksanakan buka bersama di Rumah Makan “Bambu” Pasteur Bandung. Yang absen Yuki dan Upi karena ada keperluan lain.





Enjoy dan tetap jaga tali silaturahim ya. Terima kasih Ya Allah. Subhanallah.

Bandung, 07.08.13.

Selasa, 06 Agustus 2013

06.08.13 : Mesjid Istiqlal Jakarta

JAKARTA: Suka duka shalat di mesjid terbesar Istiqlal Jakarta sering dibahas orang-orang. Selain ruangannya besar, adem, nyaman dan disainnya memang indah. Kadang dipake tiduran (terutama saat istirahat ba'da shalat Jum'at) ato setelah shalat tarawih. Kadang untuk wirid, tausiah, ceramah dlsb.

Mumpung berjarak dekat, gak ada salahnya mengamati dan mengagumi mesjid Istiqlal ini. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di ibukota Indonesia, bisa dihitung jari shalat di mesjid terbesar di Tanah Air ini. Kini sebisa mungkin, ya manfaatkan dunk he he he.

Kesan selama shalat tarawih berjamaah disini, pembicara maupun Imam mesjid memang pilihan karena isi ceramah sudah bisa dibaca: harus menenteramkan umat, jangan provokatif dan intelektual dikit. Surat-surat dari ayat suci Al Qur’an pun yang dibaca pun enak buat di kuping, serasa di Mekkah ato Madinah langgamnya. Subhanallah.

Namun berbicara tingkat keterisian mesjid, masih kalah penuh saat almarhum Ustad Jeffrey (Uje) meninggal dan di-shalat-kan di mesjid ini. Nyaris 3 lantai ruangan besar tersebut penuh dengan umat Muslim yang ingin menghantar kepergiannya dan itu pertanda simpati khalayak kepada almarhum.



Foto-foto kenangan saat menghadiri shalat jenazah Uje bisa dilihat di 2 (dua) foto terakhir. Selebihnya, foto dari atas hingga bawah, merupakan gambaran terkini ihwal Mesjid Istiqlal.


Terima kasih Ya Allah masih diperkenankan shalat di rumah-Mu hingga saat ini. 

Wassalam. RAM.

Jakarta, 06.08.13.

Senin, 29 Juli 2013

29.07.13 : Bersiap ‘Tuk Posko Angkutan Lebaran

Bagi insan perkereta-apian, tiada kata libur walau tanggal merah di kalender nasional. Di tingkat manajerial, pada saat posko angkutan Lebaran 1434 H dikumandangkan maka secara otomatif bersifat mengikat !

Artinya, sesuai jadual posko maka yang bersangkutan harus hadir piket, membantu aktifitas staf PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang tengah bertugas, ya hitung-hitung dapat tambahan energi baru, disamping ada juga dari berbagai satuan dan anak perusahaan lainnya.

Bedanya, bertugas saat bulan Puasa pasti sebagai batu ujian langsung. Apabila ada pelanggan marah-marah ato kecewa ato kurang puas dengan layanan kereta api (KA) maka mau-tak-mau kita harus tetap sabar dan ramah.

Artinya, setelah bulan Puasa pun kebiasaan tersebut akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari bahwa makna puasa membiasakan diri untuk hidup dengan hal-hal yang baik karena di bulan Puasa, apabila akan berbuat kurang baik, ingat Puasa maka  otomatis akan membatalkan niat kurang baik tersebut.

Nah, mumpung menjelang posko, mari bulatkan tekad dan pastikan kegiatan posko yang akan berlangsung mulai tanggal 01 Agustus hingga 18 Agustus 2013 mendatang. Lillahi ta’ala. Bravo !

Jakarta, 29.07.13.

Minggu, 28 Juli 2013

28.07.13 : "Pisami" Ala RAM


BANDUNG: Piket Sabtu Minggu alias "Pisami" di lingkungan kerja sudah terbiasa dijalani, gak di pelayaran, gak dimana aja. Tetap dinikmati.

Berhubung minggu ini merupakan hari Minggu terakhir menikmati acara libur akhir pekan di rumah, maka Sabtu 27/07 diisi kegiatan mengikuti rapat orang tua siswa di sekolah dasar di salah satu sudut kota Bandung.

Intinya, mendengarkan pengarahan wali kelas dan dewan kelas, menyikapi masuknya tahun ajaran baru bagi siswa/siswi serta persiapan program acara selama setahun kedepan. Mulai beli buku LPS 8 mata pelajaran, seragam baru kelas 5 dan 6, acara pramuka, kegiatan esktra kurikuler pilihan (angklung, tari, karate) serta aktifitas lainnya. Seru deh. Dipandu pak Ayi dan bu Karlina.

Lantas sempat pula menyaksikan kegiatan anak-anak SD saat istirahat. Kebanyakan bermain kartu dan main game via tablet ato Blackberry orang tuanya. Tabletnya Samsung dan BB yang jadeol cukup lah untuk mendown-load ato ikut game on-line.
Setidaknya, jadi tahu aktifitas mereka.

Selama ini ya memantau dari luar pagar sekolah dan berhubung ada pertemuan orang tua murid, jadi dipergunakan juga kesempatan masuk untuk melihat-lihat aktifitas anak seumuran anakku di sekolah.

Minggu 28/07 setelah sahur, shalat subuh berjama’ah di mesjid kemudian ngaji dan disela tidur sebentar, sebelum akhirnya "merumput" alias nyabutin rumput liar di halaman rumah. Setelah itu, bergegas ke rumah ibu mertua sambil bezuk karena rupanya terkena sakit diabetes. Semoga lekas sembuh.

Siangnya, langsung menuju Salman mengantar si buah hati mengikuti latihan angklung jam 14.00, acara pentasnya sendiri jam 16.00. Berhubung tiket KA Argo Parahyangan ditangan tertulis jam 16.00 dan di luar dugaan undangannya (info terlambat) sehingga gak sempat menyaksikan Aina mentas. Sukses ya sayang.

Demikianlah kegiatan akhir pekan kami sekeluarga. Cuma buat catatan hidup dan semoga setiap hari yang dilalui memberi makna dalam hidup kami Yaa Allah. Tak lupa berucap terima kasih atas nikmat dan Rizki-MU Yaa Allah sehingga kami senantiasa diberi kesempatan bisa kumpul bareng keluarga. Suatu anugerah. Subhanallah.

Mulai tanggal 01/08, bersiap-siap ikut Posko Lebaran di berbagai stasiun kereta api (KA) yang ada di sekitaran Jabodetabek. Dapat dimana ya ? Kasih tahu gak ya ? C-U deh.

Bandung, 28.07.13.

Kamis, 18 Juli 2013

18.07.13 : Jalan-Jalan Ke TMII 06/07/13 (Bagian 3)

Ini foto-foto lanjutan, sewaktu jalan-jalan ke TMII tanggal 06/07/13 lalu. Setelah makan siang, lanjut ke Taman Kupu Kupu dan Serangga yang kebetulan lokasinya bersebelahan dengan kolam air tawar.

Syukur alhamdulillah keinginan membawa si buah hati ke TMII terlaksana juga. Aamiin YRA.









                                                                Jakarta, 06.07.13