Sabtu, 21 Januari 2012

21.01.12 : Perayaan Ultah Aina

Keceriaan si buah hati bisa dibangun dengan berbagai cara. Pengalaman mengasuh dan membesarkan Kaka sungguh sangat miris namun bukan berarti membeda-bedakan. Saat itu yang terpikir hanya bekerja, bekerja dan bekerja.

Saatnya membuka mata dan kita harus peduli dengan keluarga karena berkat merekalah kita bersemangat menghadapi hidup, di saat susah maupun senang. Percaya atau tidak, itu adalah hal nyata yang tak terbantahkan.

Hari ini, Sabtu (21/01) dengan berucap syukur alhamdulillah kepada Sang Pecipta, akhirnya terwujud juga keinginan Aina sang buah hati untuk merayakan kebahagiaan besama teman-teman sekolahnya dan rayuannya berhasil meluluhkan hati ayahnya. Harus cuti dan itu harga mati !

Yang perlu disadari bukan mempermasalahkan nilai Rupiah saat sang buah hati merengek minta rame-rame bikin hajatan kecil. Lebih kepada penilaian seberapa peduli dia kepada lingkungan, teman-teman bahkan kami sebagai keluarga.

Deal, kita buat acara mungil namun berkesan. Isteri tercinta menyiapkan acara fashion show ala anak-anak. Kaka aja didaulat menjadi DJ sedangkan penulis dipaksa mengambil cuti tahunan lebih awal. Tumbuhkan perhatian dan kepedulian kita kepada mereka.

Bertempat disalah satu lokasi tempat mejeng anak muda di Kota Kembang, batas waktu hanya berdurasi 120 menit doank dan menguras energi banget. Berasanya, sepulang dari acara langsung tepar en nguap-nguap he he he. Puncaknya buka kado.

Foto-foto berikut ini cukup mewakili kegembiraan di hari ini. Terima kasih Ya Allah. Selamat ulang tahun Sayang. Semoga rejeki kami dari hari ke hari menjadi lebih baik serta bermanfaat. Amin.


Bandung, 21-01-2012
We luv u.

Jumat, 13 Januari 2012

14.01.12 : Jalan Bareng Aina

Manjanya anakku jadi penghibur kala mudik ke rumah dan hati jadi adem, tentrem. Setidaknya itu catatan sewaktu Desember 2011 lalu pul-kam.

Aina doyannya donat dan es krim. Jadi kalo jalan ya pasti ke J.Co ato kedai es krim yang ada. Ngga peduli merek apa tapi pastinya tahu lah yang enak.

Berikut ini, kesukaan jalan bareng ke J.Co Istana Plaza Bandung dan Mesjid Salman ITB Bandung untuk mengikuti suau kegiatan ahad pagi yang rutin dilakonimya bersama ibunya, bila ayahnya sedang bertugas.

Kutahu yang kau mau sayangku he he he














                                                          From Palembang with love.

Kamis, 12 Januari 2012

12.01.12 : "GOMBAL of the year"

Jaman sekarang, mumpung di awal tahun, bermurah senyumlah kepada sesama dan sebarkan cerita lucu supaya keluarga atau lingkungan terdekat, ikut terhibur.

Sejak banyak televisi swasta beroperasi, begitu cepat lelucon model Opera Van Java (OVJ) dan sejenisnya membahana. Salah satu contoh yang lagi disukai Pemirsa sejak akhir 2011 lalu, modelnya kurang lebih seperti judul-judulan dibawah ini.

Kamu itu temen macem apa sih?
    Mang kenapa?
Teganya mencuri hatiku jadi aku ingat kamu selalu..
(asseeek) :D

Nganggur gak? Temenin aku jalan yuk..
    Kemana bang?
Temenin menjalani sisa hidupku..
(Haãjarrrrr blehh) :D

Eh, kamu tahu gak?
    Tahu apa?
Panas setahun dihapus hujan sehari,
Jomblo setahun dihapus kamu sehari..
(priiikitiuwww) :D

Senyum kamu kayak backing soda
    Kok bisa?
Bikin senyumku ikutan mengembang.
(tarrreeeek mang) :D

Kmu tau gak?
Orang2 selalu berkata ada musim panas ada musim dingin..
    Kan emank iya?
Ya sech, tapi.... Sejak kenal kamu, yang aku tau cuma 1 musim... Musim rindu..
‎​​(galauuu...) :D

Dan kamu tau gak? Sejak kenal kamu, bawaanya pengen belajar terus deh..
    Macyak ceeeeih?
Belajar jadi yang terbaik buat kamu..
(Ancuuur) :D

Temenin aku ke rumah sakit yuk?
    Ngapain?
Hati aku ilang nih..
    Kok bisa?
Diambil kamu..
(iihiirr...) :D

Mencintaimu itu kaya mancing ikan..
    Maksudnya?
Sekali dapet, gk akan aku lepas lagi
(yipi ye yipi yow) :D

Kamu suka makan kerupuk yah?
    Kok tau?
Tawa kamu renyah banget, suka deh..
‎​​​(hehehe..) :D

Tau motto yamaha?
    Tau abg 'yamaha selalu didepan.'
Biarin deh yamaha semakin di depan, aku maunya di samping kamu aja..
(jiah..) :D

Cuma ada 3 manis alami di dunia ini, gula, madu dan KAMU
(Hadoohh) :D

Jari kamu bagus ya?
    Masya sech?
Apalagi kalo ada jari aku di sela-selanya..

(Hahahha, ampunnnn) :D

Kita ke toko bunga yuk!
    Mau beli apa?
Beli bibit cinta buat ditanam di hatimu..
(wkwkwk) :D

Motto Trans TV ap Ϋªª. ?
    Trans TV milik kita bersama..
Kalo aku milik kamu selamanya.
(yipi ye yipi yow) :D

Ntar tolong izinin aku, yah..
    Izinin apa?
Izinin aku mencintai kamu sekali ini saja..
(Prikitiuw...) :D

Tau gk, mencintaimu kayak pipis di kolam renang..
    Hah, kok bisa?
Iya, gk keliatan, tapi hangatnya terasa..
‎​​​

Sumber : Gak ketahuan.

Sabtu, 07 Januari 2012

07.01.12 : Belajar Tawakkal (Dalam Mengais Rezeki) Dari Seekor Burung

Oleh: Nuri Nawan

"Sungguh, seandainya kalian bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. At-Tirmidzi).

Ternyata ada beberapa sifat dan sikap yang dilakukan oleh burung dalam mencari makanannya, yaitu:

1. Burung selalu bangun pagi
Tidak ada burung yang bangunnya kesiangan, kecuali burung sakit, atau burung malam (burung hantu). Namun jika dilihat secara umum, burung selalu bangun pagi. Ia bangun dengan penuh optimisme, riang dan gembira tanpa ada rasa khawatir sedikitpun akan makan apa hari ini, tidak pernah khawatir akan rizki yang pasti sudah disiapkan oleh Alloh. 

Bahkan di celah persiapannya, dia sambil sibuk bernyanyi dan membangunkan manusia, seolah dia menunjukkan kepada kita akan rizki Alloh yang selalu siap kita jemput. Seolah ia menunjukkan kepada kita bagaimana ia bertasbih kepada Alloh, melalui kicauannya.

Contohlah burung saat ia bangun pagi, ia selalu menyempatkan diri untuk bersyukur, memuji Alloh yang Maha Pemurah, dan bertasbih kepada Alloh melalui nyanyiannya. Kita diberi infrastruktur jauh lebih istimewa daripada  burung, mari kita gunakan waktu kita untuk bangun pagi, bersyukur, bertasbih dan bermunajat kepada Alloh, seperti yang dilakukan oleh burung.

2. Burung berusaha berdiri, persiapan. sblm terbang
Dalam usaha mencari rizki, kita juga harus melakukan “pemanasan”, persiapan fisik maupun mental, maupun fikiran guna kesempurnaan ikhtiar kita.

3. Burung terbang dan  mengepakkan sayap melawan gravitasi  bumi.
Dalam usaha mencari rizki, jarang sekali tanpa hambatan ataupun kesulitan yang kita hadapi, seperti burung saat terbang dia berusaha sekuat tenaga untuk melawan grafitasi bumi, agar tidak terjatuh.

Seperti kita, di setiap usaha ada saja penolakan, kelelahan, kesulitan, kebuntuan berfikir yang kadang kita temui, namun yakinlah, bahwa semua itu akan membuat kita menjadi lebih taft, lebih tangguh, lebih ahli di kemudian hari, seperti otot-otot sayap burung, karena setiap hari melawan kuatnya gravitasi bumi, dia akan menjadi lebih kuat dan kuat lagi, hingga jika dalam cuaca ekstrim sekalipun, dia telah terbiasa. 

Jika kita telah terbiasa dengan “ hujan badai “ sulitnya mencari rizki, maka disaat ada cuaca normal, semua kondisi wajar, kita akan dengan mudah menaklukkan tantangan kehidupan tersebut. 

4. Saat terbang selalu yakin dan tak pernah ragu
“Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS. Ath Tholaq: 3)

Saat kita telah berdo’a, dan bertawakkal kepada Alloh, maka jangan pernah ragukan hasilnya, karena yakinlah, Alloh telah mempersiapkan rizki untuk kita. Burung tak pernah ragu saat terbang, dia selalu yakin bahwa, disana ada harapan, yang telah dipersiapkan oleh Alloh.

5. Terbang dgn insting, ke tempat yang rimbun dan subur
Dalam usaha mencari rizki, diperlukan “ilmu” yang relevan, guna menunjang kesempurnaan ikhtiar. Jikalau burung hanya dibekali insting oleh Alloh, untuk mencari tempat-tempat yang rimbun dan subur makanan, maka kita diberi panca indra dan akal pikiran yang luar biasa oleh Alloh, yang bisa kita gunakan untuk menganalisa dimana tempat-tempat yang subur dan rimbun akan rizkia Alloh

6. Setelah makan, dia bawa pulang sebagian rizkinya
Saat mencari rizki, jangan pernah lupakan beban amanah keluarga, anak istri yang selalu menanti hasil ikhtiar yang kita lakukan

7. Jika mengambil makanan, burung tidak pernah merusak
Saat mengambil makanan, burung selalu dengan cara yang indah dan santun, tidak pernah ia melakukan perusakan dalam proses pencarian makanan, bahkan ada beberapa jenis burung yang membantu proses pembuahan beberapa tanaman.

Malu rasanya, jika kita dalam proses mencari rizki kita, harus merugikan orang, harus merusak hak-hak orang, harus menyakiti dan mengecewakan orang lain.

“Barang siapa yg merasa lelah di sore hari karena mencari rizki dgn tangannya, maka akan diampuni dosa dosanya.” (HR Tabroni)

Penulis adalah Direktur Operasional Tazkia Book Network.

Sumber : Republika, 07.01.12.

Minggu, 04 Desember 2011

04.12.11 : Masa-masa Indah Pertumbuhan


Sulit bisa bersama, seperti halnya Kaka Imam dulu. Kaka yang baik sekarang sudah gede dan Aina si kecil kini sedang tumbuh dan berkembang. Perlu perhatian khusus dan atensi yang luar biasa karena kata ibunya, terlalu dimanja ayahnya.

Bisa jadi begitu. Karena di masa lalu merasa "bersalah", koq kenapa kita selalu mendahulukan pekerjaan ? Padahal kita kerja 24 jam sehari dibanding 8 jam sehari, hasilnya ya ngga beda jauh koq. Allah SWT sudah membagi rejeki manusia sedemikian rupa.

Jadi, jangan pernah melalaikan ato bahkan mengabaikan momen-momen penting dalam hidup ini. Ada yang bilang norak, narsis dan lain sebagainya, jangan terlalu dihiraukan. Yang tahu itu bagus untuk keluarga, yang tulus menjalaninya.

Jadi, rekamlah peristiwa unik dan memorable untuk diingat, kapan dan dimana saja. Untuk buah hatiku. Kaka Imam dan Aina, ayah pasti selalu sayang sama kalian. Hanya saja, jamannya Kaka, handphone ato kamera, boro-boro kebeli ya. era Aina semua bisa terekam dengan baik. Syukur alhamdulillah.



Insya Allah, dengan berusaha keras, kita bisa menjalani hidup dengan sejahtera, aman dan damai. Amin. Isteriku tercina Yuyun, terima kasih telah mengawal dan membimbing anak-anak kita dengan baik. We luv u all.

Palembang, 04.12.11.

Sabtu, 26 November 2011

26.11.11 : Selamat Ulang Tahun Kaka Imam & Ulang Tahun Pernikahan

Hari Jumat tanggal 25 November, 20 tahun yang lalu dan 22 tahun yang silam, merupakan hari bahagia buat keluarga kami. Duapuluh dua tahun kami sudah merajut rumah tangga dan 20 tahun memiliki pengawal pribadi yang kuat.

 
Terima kasih isteriku Yuyun dan anakku Imam yang sudah menemani Ayah melewati masa susah dan senang. Saat ini, dari lubuk hati terdalam, menyampaikan “Selamat Ulang Tahun” untuk 2 hari jadi di tanggal yang sama. Doaku selalu bersamamu.


Tak ada perayaan khusus, selain karena selain terpisah jarak namun suasana hati tetap menyatu. Rindu ayah buat keluarga ya. Doakan mendapat rezeki yang amanah, halal dan bersih.


Hiburan terbaik diberikan oleh Aina dan Jita serta Ola dalam komposisi Trio Kwek-kwek. Memulai debut dengan lagu happy Birthday. Sukses ya. 


Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-NYA selalu, agar kita tetap menjadi keluarga rukun, mawadah warahmah dan Insya Allah bahagia dunia akhirat. Amin.

Palembang, 25/11/2011.

Kamis, 10 November 2011

10.11.11 : Aina Sayangku, Sembuhlah Engkau ...

Sejak Selasa (01/11), sang buah hati Aina masuk RSIA Hermina Pasteur Bandung karena demam berdarah (DB atau DBD). Penyakit ini kebetulan sedang “in” di sekitar perumahan. Memang bisa banyak sebab tetapi kita tetap harus menerima cobaan ini dengan ikhlas.


Khawatir, pastilah. Trombosit yang semula 235.000 saat periksa dan kemudian direkomendasikan masuk rumah sakit untuk opname, cukup membuat hati deg-degan. Jujur. Dengan menggunakan kendaraan umum, berangkatlah si buah bersama ibu tercintanya.



Rabu (02/11) malam koq langsung kepingin pulang, berat rasanya bila kerja ada yang mengganjal. Kamis (03/11) pagi jam 06.00 berangkatlah dari Palembang – Jakarta dengan  Sriwijaya Air. Next destination : Bandung pakai Cipaganti Travel. Syukur alhamdulillah semuanya lancar.



Tiba di RSIA Hermina jam 11.00 pas jam bezuk. Senang rasanya bertemu Aina-ku dan walau kondisinya saat itu trombosit sudah di angka 80.000 namun bagi anak seusia Aina ngga berarti apa-apa. Tetap ceria walau agak layu.



Hari-hari berlalu, dan titik trombosit terendah yang pernah dicapai adalah 14.000 dan nyaris dilakukan transfusi. Dokter pun harus berganti karena tidak bisa ditangani dokter baru dr. Yulia ke dr. dadang Hudaya. Kami percaya kepada Allah SWT.



Jika ini pilihan terbaik, Insya Allah sembuh. Yang mendebarkan saat Aina-ku harus masuk ICU akibat komplikasi perut kembung dan sedikit gangguan dibagian, sesua hasil rontgen, dimana seluruh perut dan dada bagian kanan dipenuhi cairan.



Bergetar hati ini dan hanya sanggup bergumam, Astagfirullah Yaa Rabb, semoga kau sembuhkan puteriku ini. Bukannya apa-apa, melihat tangannya di infus kiri kanan dan mulai bengkak, raihan berikutnya adalah bagian kaki.



Gerak lincah kaki mungil Aina otomatis terkendala. Tak selincah biasanya dan sangat lemas rasanya – bila merasakan raut muka. Tak perlu banyak kalimat, hanya ucapan, Ayah sakit rasanya. Itu sudah mewakili perasaannya. 


Berhubung ada pekerjaan yang tak boleh berlama-lama ditinggalkan, Aina-ku terpaksa ditinggalkan bersama sang ibu sejak hari Senin (07/11) siang. Hanya do’a yang bisa menemanimu anakku dan semoga cepat pulih ya.

Setelah 9 hari berada di RSIA akhirnya, Rabu (09/11) siang suster menyampaikan bahwa Aina sudah diperbolehkan pulang. Syukur  Alhamdulillah, terima kasih Yaa Rabb. 


Semua pasti ada hikmah-Nya. Insya Allah.

Palembang, 10-11-2011.

Teriring doa Ayah, Ibu, Kaka Imam.

Selasa, 18 Januari 2011

18.01.11 : Selamat Ultah Sayangku, Aina


Ass. Wr Wb.

Wahai Aina Sayangku,

Ayah mengucapkan “Selamat Ulang Tahun” untukmu yang ke-8. Mohon maaf Ayah ngga bisa datang karena masih menyelesaikan tugas. Andai Ayah ada di Jakarta, mungkin minta ijin pulang sehariiii saja untuk bisa berbagi.

Engkau sudah semakin besar dan semakin paham akan makna hidup. Hidup dalam gemlengan kesulitan Insya Allah bisa memberi bekal kelak, bila engkau harus prihatin. Ngga ada yang salah dalam hidup ila Tuhan punya mau.

Manusia boleh berkehendak tetapi keputusan akhir tetap berada ditangan-NYA. Bila ingin sukses tetaplah ikhtiar dan mensyukuri setiap apa yang didapat. Udara, air, angin dan semua yang diperoleh (orang-orang terdekat) adalah karunia yang tak tergantikan oleh uang.

Ngga ada kado, ngga ada hadiaih khusus dulu ya. Tapi Ayah selalulu berdo’a untukmu dan juga Kaka tersayang supaya engkau menjadi insan yang sholehah/sholeh, jujur, penurut dan memiliki keyakinan kuat untuk hidup mandiri kelak.

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan dan juga kesalahan. Tapi belajarlah untuk tidak mengulanginya hingga kedua kali. Seperti pernah engkau bilang sama ibu, Hidup itu Menyakitkan. Ya, begitulah kata-kata yang senantiasa membuat Ayah ‘tuk tetap bersikap tegar Sayangku.

Engkau inspirasiku, motivasiku dan pemberi semangat hidup. Subhanalah, bila malam menjelang dan di keheningan malam akhirnya kita diajak merenung, betapa bersyukurnya aku diberi isteri yang penyabar dan sepasang pengawal tangguh, Kaka dan Aina.

Terima kasih Ya Allah. Engkau telah mengirimkan Malaikat Pelindung di sekelilingku sehingga bisa senantiasa ingat dan diingatkan untuk tetap waspada dalam menjalani hidup. Untuk Kaka sang pelindung Malaikat Kecil, tetap tegar juga ya,

Insya Allah dengan ridla Allah SWT kita akan kembali mendapat sukses dan nikmat yang lebih baik dihari-hari mendatang. Jangan putus asa dan tetap semangat. Amin.

Palembang, 18-01-2011

Wassalam, 
Salam tersayang, 
Ayah.

Senin, 20 September 2010

20.09.10 : H I M

Sang Malaikat kecilku berkata "Hidup Ini Menyedihkan" dan itu sangat menusuk hati yang terdalam. Adakah seorang ayah akan menelntarkan hidup keluarganya ? Bila ia berpikiran normal, mustahil terjadi. Tetapi bila kesalahan menjalani hidup ? Entahlah cuma Allah SWT Yang Maha Tahu.

Dia bisa berkata karena suatu hari pulang malam dari rumah Nenek tercinta yang agak masuk kedalam lokasi perumahan mewah, kehujanan dan dalam kondisi berdua dengan Sang Bunda tercinta, berjalan menyusur jalan menuju tempat angkutan umum antri penumpang.

Dalam perjalanan Malaikat kecilku berkata kepada ibundanya, "andai kita punya mobil, ngga bakal kehujanan ya bu, hidup ini menyedihkan". Dialah anak semata wayang yang harus menerima kenyataan pahit dalam hidup. Tetapi Insya Allah, dibalik semua ada hikmah besar yang menanti.

Setelah itu, kejadian menyakitkan berikutnya adalah lepasnya rumah idaman ke pihak lain karena satu dan lain hal. Orang lebih senang melihat fisiknya bahwa kita berhasil menjual rumah dan bakal membeli rumah baru. dalam hati menjerit juga, kenapa koq bisa amburadul begini ya hidup ini ?

Ada rasa sedih, kecewa, kasihan, dzlaim dan segudang persaan ngga enak tetapi Yaa Allah semoga Engkau tetap membantu umatmu yang tengah dalam cobaan hidup. Penebusan kesalahan dan segala sesuatu yang ada, akhirnya harus dilihat secara positif.

Hidup sering dinilai "ngga adil" tetapi mungkin saja ini kealpaan kita semata (jangan segala sesuatu yang jelek diasumsikan hukum atau cobaan Tuhan), sebaiknya menilik diri, benarkah kita sudah berada dijalan-NYA ? Jika belum ... memang benar ini teguran (bukan hukuman 'loh ya).



Yaa ALLAH, lindungilah kami beserta keluarga dan semoga semoga yang terjadi saat ini didepan mata dan dalam kehidupan keluarga kami, segera terhapuskan dengan kehidupan yang lebih baik. Tak guna meratapi kesulitan hidup.

Tetap semangat dan berkarya, INSYA ALLAH selalu ada jalan keluarnya. Terima kasih Yaa Allah ... Engkau telah memberikan pecutan yang memiliki arti mendalam di kehidupan kami. Allahu Akbar. Subhanallah.

Bagi Anda yang mengalami hal yang sama, jangan berkecil hati, tetap optimis. KEEP THE FAITH ! Masihkanh akan berkata HIM alias Hidup Ini Menyedihkan ? Duhai malaikat kecilku, aku akan berusaha bangkit dan tetap doakan yang terbaik ya.

Wassalam, RAM.