Sabtu, 07 November 2020

07.11.20 : H2 FGD Kompetensi SDM Heavylifter / IOH-C

 

Di hari pertama sudah disampaikan sejumlah nara sumber, baik ALFI maupun pihak2 terkait, untuk memberikan pandangan bagaimana menangani proyek barang2 over dimensi dengan baik + proporsional.

Di hari ke-2, pembahasan dilanjutkan dengan dihadiri tim dari Kementerian Perhubungan Dirjen Hubdar serta praktisi IOH-C yang tersebar di sejumlah perusahaan di Indonesia.

Syukur Alhamdulillah materi kompetensi SDM heavylifter bisa diselesaikan dan diterima oleh peserta. Kedepannya tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Dirjen Hubdar Kementerian Perhubungan.

Dokumentasi terlampir.

BoGoR, 07.11.20

Jumat, 06 November 2020

06.11.20 : H1 FGD Kompetensi SDM Heavylifter

 

Selama ini boleh dibilang, sumber daya manusia (SDM) para Heavylifter gak terwakili dalam berbagai forum diskusi, asosiasi bahkan komunitas skalipun. Heavylifter adalah sebutan bagi para pelaku bisnis yang fokus di angkutan project ato lebih tepatnya alat berat diatas kelaziman. Gak umum gitu deh.

Butuh definisi untuk menggambarkan yang namanya Heavylifter itu apa, namun demikian dengan adanya usulan dari para pendiri komunitas Heavylifter seperti pak Armen Aldrin alm + pak Bambang ALE alm, akhirnya terbentuklah sebuah komunitas yang diberi nama : Indonesia Overdimension + Heavylift Community disingkat IOH-C.

Konsep ini telah digodok + digoreng sejak tahun 2019 namun baru berhasil diwujudkan di akhir tahun 2020. Setelah beberapa dibahas ulang untuk memantapkan materinya, akhirnya diteruskan ke pihak kementerian dan selanjutnya dibahas lebih detil dimari.

Intinya, pihak Kementerian Perhubungan Ditjen Angkutan Darat berinisiatif menginisiasi + membuat focus group discussion (FGD) selama 3 hari berturut-turut mulai tgl 6-8/11/2020 di salah satu hotel di Kota Hujan.

Sebelum acara dimulai, nyokelat + ngupi jadi agenda besar. Sembari menunggu waktu pelaksanaan, maksi bareng + makan snack begitulah. Juga gak lupa foto2. Bahkan hingga area roof top hotel. Fotografernya pak Tulus dari STIMLOG Bandung. Kereeen abiz.

Acara hari pertama / H1 dimulai setelah shalat Jumat dan diisi dengan berbagai kata sambutan + presentasi berbagai nara sumber.

Dokumentasi kegiatan terlampir.

BoGoR, 06.11.20

Kamis, 05 November 2020

05.11.20 : Proses Pemuatan Sepeda Listrik

 

Sejak pandemi, tren penjualan sepeda + sepeda listrik meningkat pesat. Kebetulan tim ILI dapat tender di sejumlah daerah untuk mendistribusikan sepeda listrik via jasa ekspedisi, ya dijalani saja.

Sebelumnya sempat survei ke KALOG dan berniat berkolaborasi namun karena ketiadaan servis ke Sulawesi + Kalimantan, akhirnya ILI bekerjasama dengan pelayaran domestik. Ujicoba kesekian kalinya dengan SPIL tujuan Samarinda.

Proses pemuatan sepeda listrik gak sampe 1 (satu) jam setelah pintu kontainer dibuka karena jumlah yang diangkut dalam kontainer 20 feet pun terbatas tapi pas. Sekitar 22 - 24 unit saja.

Dokumentasi terlampir.

BeKaSi, 05.11.20

Rabu, 04 November 2020

04.11.20 : Meeting Meratusline + MDP XIII

 

Rencana sih mempertemukan tim Indah Shipping, sekarang maujud jadi Indah Logistik Divisi Laut, tetapi karena satu dan lain hal jadi tim ILI Express yang maju dan ketemuan. Tempat gak jauh2 koq.

Mejeng di Excelso SMB dan membahas poin2 terkait isu teknis jika kapal terlambat, idealnya booking space kapan, ketibaan + kewajiban di pelabuhan tujuan, dihubungkan target lead time serta kemungkinan penalti jika lewat lead time dlsb.  


Thanks Pur + Dama for coming. Sorenya berbincang dengan peserta MDP XIII (Husni + Sindra) yang sedang melakukan on-the-job training di ILI Express, hingga pelaksanaan classroom seminggu kemudian.

Intinya kandidat calon BM ini sedang digodok untuk mengenali kondisi lapangan serta pengalaman bertualang bersama supir, data entry, kerani hingga staf operasional yang bekerja nyaris tak mengenal lelah.

Semoga bisa menjadi pimpinan masa depan IG. Aamiin Yaa Rabb.

BeKaSi, 04.11.20

Selasa, 03 November 2020

03.11.20 : Kunjungan Ke Stasiun JICT

 

Pas sedang dalam perjalanan ke Customer di daerah Jakarta, kami mengupayakan mampir ke Stasiun JICT untuk bersilaturahim dengan KALOGers yang ada di area dan juga berdiskusi tentang rencana pemuatan sepeda listrik.

Sayangnya karena KALOG tidak memiliki layanan hingga keluar pulau (padahal dulu pernah melanglang buana hingga Kalimantan, Sulawesi dan NTB/NTT) jadi pas mampir, skalian melihat kontainer khusus angkutan sepeda motor.

Usai itu, ngobrol santai diruang kontainer anyar, yang baru datang dari RRCina dengan maksud untuk jualan produk KALOG kedepannya. Dokumentasi terlampir.

JaKaRTa, 03.11.20