Sabtu, 25 Agustus 2012

25.08.12 : J u j u r


Dr. Arun Gandhi, anak mendiang Mahatma Gandhi bercerita :

Pada masa kecil ia pernah berbohong kepada ayahnya. Saat itu ia terlambat menjemput ayahnya dengan alasan mobilnya belum selesai diperbaiki, padahal sesungguhnya mobil telah selesai diperbaiki hanya saja ia terlalu asyik menonton bioskop shg lupa akan janjinya.

Tanpa sepengetahuannya, sang ayah sudah menelpon bengkel lebih dulu sehingga sang ayah tahu ia berbohong.

Lalu wajah ayah tertunduk sedih; sambil menatap Arun sang ayah berkata :
"Arun, sepertinya ada sesuatu yang salah dengan ayah dαƖαm mendidik dan membesarkan kamu, sehingga kamu tidak punya keberanian utk berbicara jujur kepada ayah.

Untuk menghukum kesalahan ayah ini, biarlah ayah pulang dengan berjalan kaki; sambil merenungkan di mana letak kesalahannya"

Dr. Arun berkata :
Sungguh saya begitu menyesali perbuatan saya tersebut. Sejak saat itu seumur hidup, saya selalu berkata jujur pada siapapun.

Seandainya saja saat itu ayah menghukum saya, mungkin saya akan menderita atas hukuman itu, dan mungkin hanya sedikit saja menyadari kesalahan saya.Tapi dengan tindakan mengevaluasi diri yang dilakukan ayah, meski tanpa kekerasan, justru memiliki kekuatan luar biasa utk mengubah diri saya sepenuhnya.

Resume:
Setiap orang pernah berbuat salah atau tidak jujur namun pengalaman diatas layak untuk dibagi kepada generasi muda dimanapun bahwa bersikap JUJUR membawa kepercayaan luar biasa bagi yang dititipinya. 

Selamat menjadi orang jujur, minimal tetap belajar jujur. Salam dari orang yang pernah tidak jujur dalam hidup.
 
Palembang, 25.08.12.

Selasa, 21 Agustus 2012

22.08.12 : G2G Lebaran Festive

Suasana Lebaran pasti membawa makna dan kenangan tersendiri. Kebetulan Lebaran 1433 H kali ini dibarengi acara arisan keluarga sehingga kemeriahan berlebaran semakin mantap.

Berikut ini suasana Idul Fitri di rumah nenek Ros (begitu anak-anak kami menyapanya) di daerah Gunung Battu, Cimahi. Syukur alhamdulillah semua putera-puterinya hadir sehingga sekali cuti, seluruh keluarga bisa ketemuan dan meminta maaf.

Kaitan mudik, sebenarnya lebih ke silaturahmi. Yang namanya sudah bekerja, jarang-jaang punya waktu senggang dan bisa ngumpul bareng, apalagi bisa komplit plus pake ceplok telor ehh kupat lebaran he he he.

Oh ya maksud G2G : Gunung Batu ke Gunung Batu, kebetulan rumah ibu mertua juga ibu kandung berlokasi di daerah yang sama, hanya saja beda kota. Satunya di Cimahi dan satu lagi di Bogor.


Nimati foto berikut - buat dikenang koq.

Bandung, 22.08.12 with peace and love ...

Senin, 06 Agustus 2012

06.08.12 : Motivasi 1


~Ketika kerjamu ...
      τϊđακ  dihargai
» maka saat itu kau sedang belajar tentang
  » Κ E Τ U L U Ș A N «

~Ketika usahamu dinilai ...
      τϊđακ  penting
» maka saat itu kau sedang belajar tentang:
  » Κ E I Κ Н L A Ș A И «

~Ketika hatimu terluka sangat dalam,
» maka saat itu kau sedang belajar tentang:
  » М E М A A F Κ A И «

~Ketika kau harus " Lelah & kecewa "
» maka saat itu kau sedang belajar tentang:
  » Κ E Ș U И G G U Н A И «

~Ketika kau merasa " sepi & șέήđίяї "
» maka saat itu kau sedang belajar tentang:
  » Κ E Τ A И G G U Н A И «

~Ketika kau harus  " membayar biaya Ɣªηƍ
sebenarnya tidak perlu κªϋ tanggung"
» maka saat itu kau sedang belajar tentang:
  » KEMURAH-HATIAN «

Tetap semangat.. (y)
Tetap sabar..
Tetap tersenyum.. :)
Terus belajar..
Terus menjalaninya..:)

Karena kau sedang menimba ilmu di universitas ...
        + KEHIDUPAN +

Engkau berada di tempatmu yang sekarang,
βϋκªη karena
        + KEBETULAN +  ‎​

σяαηƍ yg hebat τϊđακ díhasilkan melalui ...
*...* kemudahan  
    *...* kesenangan
        *...* ketenangan

Mereka díbentuk melalui
  : keSUKARan           
    : TanTanGan
      :' Airmata dan Cinta Kasih

Ketika engkau mengalami sesuatu yg sangat berat ϑαņ merasa dítinggalkan sendiri dlm hidup ini ...
"Angkatlah Tangan ϑαn Kepalamu ke atas,
Tataplahmasa depanmu.."

Ketahuilah...
Engkau sedang dipersiapkan untuk menjαϑî ....
Orang yg Luar Biasa.

Yakinlah...
Нαri ini pasti lebih βαϊκ dari hari kemarin....​​
 
Insya Allah.








Palembang, 06.08.12
(catatan : dicuplik dari milis tetangga, kukirimkan kepada keluargaku tercinta dan siapa saja yang menghargai waktu serta kebajikan hidup)

Jumat, 03 Agustus 2012

04.08.12 : Untuk Para AYAH

Didedikasikan kepada :
✓ Single men (jomblowan-jomblowati)
✓ Married men (yang udah menikah 'lan sebangsane)
✓ A father (yang udah beneran jadi bokap)
✓ Father-to-be... (maupun yang bakal jadi bokap),

"Statistik membuktikan bahwa orang² yang kehilangan kasih sayang dari Ayahnya, akan tumbuh dengan kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri, dan menjadi kriminal yang kejam.

Sekitar 70 % dari penghuni penjara dengan hukuman seumur hidup adalah orang² yang bertumbuh tanpa Ayah.

Para AYAH ....

Anda dirindukan dan dibutuhkan oleh anak² Anda.

Jangan habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja, sehingga waktu tiba di rumah para Ayah hanya memberikan ”sisa-sisa” energi dan duduk menonton TV atau membaca koran.

Peluk anak² Anda, dengarkan cerita mereka, ajarkan kebenaran & moral.

Dan Anda tidak akan menyesal......
karena anak² Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan dan persiapkan.

Ayah yang sukses bukanlah pria paling kaya atau paling tinggi jabatannya di perusahaan atau lembaga pemerintahan, tetapi seorang pria yang anak lakinya berkata:
"Aku mau menjadi seperti Ayahku nanti"
atau anak perempuannya berkata:
"Aku mau punya seorang suami yang seperti Ayahku"

Seorang Ayah lebih berharga daripada 100 orang guru di sekolah.

Sumber : George Herbert - dipinjam dari milis tetangga dan semoga bermanfaat.

Selasa, 31 Juli 2012

31.07.12 : Rumah Impian 4K (bagian 2)


Merujuk catatan akhir Mei lalu (24.05.12), pembangunan rumah impian Empat Kurcaci (4K) jalan terus. Hingga 30/07 setidaknya sudah 80% selesai dan tinggal finishing, kabarnya akan dikebut sebelum Lebaran menjelang.

Insya Allah bisa maujud ya.


Palembang, 31.07.12.

Sabtu, 28 Juli 2012

29.07.12 : Renungan Indah – W.S. Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku

Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”

(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya diatas ranjang RS)

Palembang, 29.07.12 - kiriman isteriku tercinta, Yuyun Nityayukti.

Minggu, 22 Juli 2012

22.07.12 : Bareng Aina + Ola

Hari ini, Minggu 22/07. Waktunya buat memanjakan anak. Setelah kemarin munggahan alias buka bersama di rumah ibu mertua di Gunung Batu, Cimahi dan sekaligus juga sahur bersama tadi pagi. Giliran hari Minggu ngajak jalan keluarga. Yang berfoto tuh, Aina (sebelah kiri) dan Ola (sebelah kanan).

Oh ya, kemana isterinya ? Kebetulan yang ngejepret alias mengambil foto ang isteri tercinta sehingga karena diburu waktu hendak berbelanja ke salah satu super market didekat rumah, akhirnya hanya sempat mengabadikan 1 (satu) foto doank.

Buat kenang-kenangan sih lumayan, selalu akan memiliki makna. Pesannya, sebisa mungkin dan sebaiknya bisa, luangkan waktu bersama keluarga walau hanya sebentaran saja. Terutama bila tempat kerja berjarak cukup jauh

Semoga rasa kangen terobati. Aamiin YRA.

Bandung, 22.07.12.

Selasa, 12 Juni 2012

12.06.12 : Blind Spot


"Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak. Ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah".

Semua pemain profesional memiliki pelatih.
Contohnya: pemain golf  sehebat Tiger Woods sekalipun juga memiliki pelatih.

Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding jelas Tiger Woods-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.

Mungkin kita bertanya, mengapa Tiger Woods butuh pelatih kalo jelas-jelas dia lebih hebat dari pelatihnya ?

Kita harus tahu bahwa Tiger Woods  butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang TIDAK DAPAT dia LIHAT SENDIRI.

Hal yang tidak dapat kita lihat dengan mata sendiri itulah yang disebut dengan BLIND SPOT atau TITIK BUTA.

Kita hanya bisa melihat BLIND SPOT  tersebut dengan bantuan orang lain.

Dalam hidup, kita butuh orang lain untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.

Kita butuh orang lain untuk menasihati dan mengingatkan, bahkan menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yang keliru, yang bahkan kita tidak pernah menyadari.

KERENDAHAN HATI untuk menerima kritikan, nasihat, dan teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia sempurna. Biarkan orang lain menjadi "mata" kita, sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat dengan pandangan diri kita sendiri.

Dengan kesalahan, sebenarnya kita belajar tentang:
Peluang, tahu yang benar,
Tahu malu, tahu cara berubah,
Diingatkan oleh situasi,
Bertindak dan memperbaiki,
Mawas diri dan menjadi lebih baik setiap harinya.

Dimanapun kita berada,
Sesulit apapun keadaan kita,
Yakinlah bahwa kita sedang di gerakkan ke arah yang lebih baik,
Tetap berdoa, berusaha dan selalu bersyukur ...

  • Palembang, 12.06.12 – dari milis tetangga.

Sabtu, 26 Mei 2012

27.05.12 : Makna Lagu "Gundul Gundul Pacul"






"Gundul gundul pacul-cul, gembelengan.

Nyunggi nyunggi wakul-kul, gembelengan.
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar ...”

Tembang Jawa ini konon diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang mempunyai arti filosofis yang dalam sangat mulia.

Gundul adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. 

Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota.

Sedangkan pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat.

Pacul adalah lambang kawula rendah yang kebanyakan adalah petani.

Gundul pacul artinya bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, meng-upayakan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Orang Jawa mengatakan pacul adalah papat kang ucul (empat yang lepas).
Artinya bahwa : kemuliaan seseorang akan sangat tergantung 4 hal, yaitu : bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.

1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat.
2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.
4. Mulut digunakan untuk berkata-kata yang adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.

Gembelengan artinya : besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.

‎​GUNDUL GUNDUL PACUL CUL
artinya: orang yg dikepalanya. sudah kehilangan 4 indera tersebut yang mengakibatkan sikapnya berubah menjadi GEMBELENGAN (= congkak).

NYUNGGI NYUNGGI WAKUL KUL 
(menjunjung amanah rakyat) selalu sambil GEMBELENGAN (= sombong hati), akhirnya ...

WAKUL NGGLIMPANG 
(amanah jatuh tidak bisa dipertahankan)

SEGANE DADI SAK LATAR 
(berantakan sia sia, tak bisa bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat).

Palembang, 27.0512 (kiriman dari milis tetangga).